TLFF berkoordinasi dengan pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dengan tujuan membina perubahan positif skala besar di negara ini.

Kami membawa pembiayaan jangka panjang ke proyek dan perusahaan yang mendorong pertumbuhan hijau dan meningkatkan mata pencaharian pedesaan

Indonesia diharapkan akan menjadi salah satu dari 5 perekonomian teratas di dunia pada tahun 2030. Dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa dan terdiri dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki sumber daya alam yang signifikan. Walaupun perekonomian Indonesia tumbuh stabil, tingkat pertumbuhan tinggi ini memiliki banyak tantangan, baik tantangan sosial maupun tantangan lingkungan. Deforestasi, emisi, elektrifikasi pedesaan dan pengentasan kemiskinan merupakan beberapa tantangan yang dihadapi.

Saat ini, sektor keuangan Indonesia tidak diarahkan untuk menghadapi tantangan-tantangan ini – melainkan lebih kepada pertumbuhan ekonomi di atas segalanya – sehingga mengakibatkan kurangnya ketersediaan kredit untuk proyek-proyek yang layak secara komersial, namun sekaligus mengatasi tantangan sosial dan lingkungan yang dihadapi negara ini. Ada juga kebutuhan untuk melihat di luar bantuan untuk membiayai pertumbuhan hijau, mitigasi perubahan iklim, konservasi dan pengembangan petani kecil Indonesia dalam skala besar.

Untuk memanfaatkan momentum, sebuah grup yang beranggotakan berbagai pemangku kepentingan membentuk Tropical Landscapes Finance Facility untuk membawa pembiayaan jangka panjang ke proyek dan perusahaan yang mendorong pertumbuhan hijau dan meningkatkan mata pencaharian pedesaan. TLFF diluncurkan oleh Bapak Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada tanggal 26 Oktober 2016.

Fasilitas Peminjaman

Kami mendukung pencapaian Kesepakatan Paris dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Peluang investasi kami berfokus pada dampak, dengan tujuan pengelolaan hutan, keanekaragaman hayati, dan jasa restorasi ekosistem secara lebih baik. Melindungi modal alam merupakan cara yang paling efektif untuk mendukung transisi menuju perekonomian hijau dan mencapai target-target TPB, karena 14 dari 17 TPB terdampak langsung oleh status sumber daya alam. Semua proyek TLFF melibatkan masyarakat terpinggirkan sebagai mitra aktif dan berupaya untuk memberikan manfaat kepada perempuan, karena mereka bergantung pada alam setiap hari.

Kami mendukung Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan strategisnya dan target perubahan iklimnya

TLFF memanfaatkan pendanaan publik untuk membuka keuangan swasta umtuk penggunaan lahan berkelanjutan, termasuk dalam pertanian dan restorasi ekosistem, dan untuk investasi dalam energi terbarukan. TLFF berkoordinasi dengan pemerintah, sektor swasta dan masyarakat untuk membina perubahan positif skala besar di negara ini.

Pendekatan Investasi

TLFF mendukung rantai pasok bebas deforestasi melalui kriteria peminjaman yang ketat. Kami bertujuan untuk memobilisasi modal internasional pada skala besar untuk mendorong pertanian berkelanjutan dan energi terbarukan di Indonesia. Kami berharap dapat mengurangi kerusakan lingkungan hidup yang sering terjadi berbarengan dengan investasi business as usual, dan di saat yang sama meningkatkan mata pencaharian pedesaan.

ADM Capital mengelolan platform peminjaman TLFF. BNP Paribas mengatur utang bertenor panjang dengan harga komersial berjangka panjang untuk masing-masing individu.

Manajemen Risiko

Proses kuat tersedia untuk mengelola risiko dengan tepat.

Dana Hibah

Gambaran Umum

TLGF akan dikapitalisasi oleh donor-donor multilateral, bilateral dan filantropi. TLGF berfokus pada peningkatan kapasitass di lapangan untuk menghasilkan lebih banyak peluang mata pencaharian hijau, memperkuat konservasi satwa liar, melindungi tutupan hutan, menciptakan ketahanan terhadap perubahan iklim dan meningkatkan ketersediaan energi terbarukan bagi masyarakat pedesaan. TLFF mengundang kontribusi dari yayasan-yayasan filantropi dan entitas-entitas multilateral dan bilateral, memastikan bahwa pendanaan mereka dimanfaatkan dengan investasi signifikan melalui Tropical Landscapes Finance Facility.

Aktivitas yang Didukung

TLGF akan memberikan bantuan teknis dan bersama-sama mendanai biaya pengembangan tahap awal aset yang dibiayai oleh Fasilitas Peminjaman. Penyediaan benih unggul bagi pekebun, memulihkan produktivitas lahan terdegradasi, dukungan teknis untuk meningkatkan produktivitas dalam sektor pertanian berkelanjutan, dan fase konstruksi dalam sektor energi terbarukan, adalah beberapa jenis dukungan yang akan disediakan oleh fasilitas hibah ini untuk lokasi kurang berkembang dalam rangka untuk memastikan bahwa TLFF tidak hanya layak secara komersial, tetapi juga memberikan manfaat lingkungan dan sosial yang nyata yang tidak akan tercapai tanpanya.

Mitra Pendiri

ADM Capital
BNP Paribas
UNEP
World Agroforestry Centre